Sabtu, 19 Januari 2013

Khasiat Air Susu Ibu (ASI)

ASI atau Air Susu Ibu memang merupakan sebuah zat yang selama ini diketahui memiliki khasiat dan manfaat yang besar bagi anak bayi yang baru dilahirkan, lantas apa saja khasiat ASI bagi anak bayi yang baru lahir?
  1. Menyusui telah terbukti mengurangi dan mencegah infeksi pendengaran pada bayi.
  2. Anak yang diberi ASI jarang terkena Sudden Infant Death Syndrome atau SIDS (sindrom kematian bayi mendadak), eksim, Chron’s disease, Kolik, dan Ulcerative Colitis.
  3. Anak yang diberi Asi sejak kecil memiliki kekebalan terhadap alergi.
  4. Menurunkan risiko anak terkena infeksi pernafasan atau infeksi saluran pernafasan, sebab beberapa penelitian dunia menunjukan bahwa anak yang diberi susu formula (bukan ASI) sejak lahir lebih beresiko 3 kali lipat untuk di rawat dirumah sakit daripada anak yang diberi ASI minimal 4 bulan
  5. Menurunkan risiko terkena diare pada bayi
  6. ASI bisa menurunkan zat alami kekebalan tubuh dari ibu kepada bayi
  7. Mendekatkan ibu dan bayi secara psikologis
  8. Membantu terciptanya lingkungan yang lestari dan alami. Sebab mengkonsumsi ASI dibandingkan susu formula bisa memotong rantai proses yang memerlukan energi, sehingga lebih ramah lingkungan
  9. Bayi yang mengkonsumsi ASI lebih bisa menghadapi efek Bayi kuning (jaundice). Jumlah bilirubin pada darah bayi akan banyak berkurang seiring masuknya kolostrum dalam mengatasi kekuningan (jaundice) itu tadi.
  10. Bayi berpotensi jadi manusia cerdas dengan tingkat kecerdasan emosional yang baik. Hal ini disebabkan, selain komposisi ASI yang membantu meningkatkan kecerdasannya (IQ), kedekatan sang Bayi dengan Ibu saat menyusui juga dipercaya bisa meningkatkan kecerdasan psikologis agar Bayi tersebut menjadi manusia yang baik dan ramah di kemudian hari.
Jadi… masih ada alasan untuk menghindari ASI (Air Susu Ibu) sebagai asupan utama bayi anda?

 Namun karena kolostrum manusia tidak selalu ada, maka kita harus bergantung pada sumber lain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolostrum sapi (bovine colostrum) sangat mirip dengan kolostrum manusia dan merupakan suatu alternatif yang aman. Bahkan ada laporan yang menyatakan bahwa kolostrum sapi empat kali lebih kaya akan faktor imun daripada kolostrum manusia.

Alternatif Terbaik susu kolostrum adalah 

SUSU KOLOSTRUM DYCO

 

Berat bersih:
450g (30x15g) BPOM RI MD 806728021229
Diproduksi Oleh / Produced by :
PT. AIMFOOD MANUFACTURING INDONESIA TANGGERANG 15211- INDONESIA

Jumat, 21 Desember 2012

SUSU KOLOSTRUM DYCO

Beberapa manfaat utama Susu Kolostrum adalah :
• Susu kolostrum meningkatkan rasa bugar secara keseluruhan
• Mengurangi lemak tubuh tanpa diet
• Menguatkan tonus dan tekstur kulit
• Meningkatkan daya ingat
• Menghilangkan kerutan
• Meningkatkan pertumbuhan rambut pada pria.
• Meningkatkan energi
• Meningkatkan kekuatan dan jumlah otot
• Meningkatkan suasana hati (mood)
• Meningkatkan fleksibilitas punggung
• Meningkatkan toleransi dan ketahanan latihan
• Kapasitas pemulihan luka lebih cepat.
• Susu kolostrum memperbaiki fungsi imun sehingga dapat meningkatkan perlindungan terhadap penyakit. 
 
 
Apa manfaat ASI susu kolostrum untuk sang bayi?
Air susu kolostrum ibu memberikan rangsangan kekebalan tubuh kepada bayi terhadap sejumlah penyakit infeksi dan berbagai penyakit regeneratif (keturunan) yang biasanya disebabkan oleh lemahnya sistem imunitas tubuh. Susu kolostrum Memberikan rangsangan untuk pertumbuhan alami yang berfungsi untuk meningkatkan sistem metabolisme tubuh, Susu kolostrum meningkatkan pertumbuhan jaringan tubuh, menghaluskan dan menyehatkan kulit, merangsang hormon HGH, serta menambah kebutuhan vitamin dan mineral bagi sang bayi.
Apakah susu kolostrum hanya dihasilkan oleh manusia?
Selain sering disebut sebagai cairan pra susu, susu kolostrum yang dihasilkan oleh manusia juga dihasilkan oleh induk mamalia (sapi betina) dalam 24-36 jam pertama setelah melahirkan (pascamelahirkan). Kolustrum yang dihasilkan manusia dan sapi memiliki khasiat yang tinggi daripada susu biasanya, karena mengandung banyak gizi dan zat-zat penting untuk pertahanan tubuh yang alami manusia. Perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan saat ini telah memungkinkan kita untuk dapat mengonsumsi susu kolostrum secara teratur untuk menjaga kesehatan dan meningkatkan kekebalan tubuh terhadap berbagai serangan penyakit.
Apa manfaat lain susu kolostrum
Selain untuk kesehatan, susu kolostrum juga memberikan dan menjaga kekebalan tubuh seperti immunoglobin, lactokine, dan lainnya yang berguna untuk mencegah berbagai bakteri dan penyakit serta berfungsi meregenerasikan fungsi organ tubuh manusia.
 
 Apa manfaat susu kolostrum Dyco?
• Meningkatkan daya imunitas tubuh
• Meningkatkan & memperbaiki sistem metabolisme
• Merangsang hormon pertumbuhan pada anak-anak
• Memperbaiki sistem regenerasi sel-sel dalam tubuh
• Mempercepat penyembuhan luka dan trauma
• Mengatasi radang sendi, serta menguatkan sendi, tulang, dan gigi
• Mencegah rematik, asam urat dan asma
• Menjaga kadar kolesterol dan menormalkan kadar gula darah (untuk penderita diabetes)
• Melindungi usus dan lambung (untuk penderita ambeien dan maag)
• Membasmi bakteri, parasit, jamur, dan virus
• Memperkuat syaraf
• Meremajakan dan menghaluskan kulit
• Pembentukan otot , pembakaran lemak, membantu program diet
• Mengurangi reaksi alergi
• Meningkatkan daya ingat
• Anti depresi
• Membantu mengurangi kerontokan rambut
• Mencegah penuaan dini
• Meningkatkan fleksibilitas punggung
• Meningkatkan kesehatan usus dan mencegah diare
• Meningkatkan toleransi dan ketahanan latihan (untuk olahragawan)
• Meningkatkan kebugaran dan mengatasi kelelahan
• Mengurangi infeksi saluran pernapasan
• Mengandung anti oksidan (untuk perokok)
• Membantu pemberantasan sel kanker pada tahap tertentu
• Mencegah penyakit kronis
• Mencegah lupus serta penyakit autoimun yang lain
 
 

Berat bersih:
300g (20x15g) BPOM RI MD 806728021229
Diproduksi Oleh / Produced by :
PT. AIMFOOD MANUFACTURING INDONESIA TANGGERANG 15211- INDONESIA

Rabu, 10 Oktober 2012

ARTI COLOSTRUM

Kolostrum (dari bahasa latin colostrum) atau jolong adalah susu yang dihasilkan oleh kelenjar susu dalam tahap akhir kehamilan dan beberapa hari setelah kelahiran bayi. Kolostrum manusia dan sapi warnanya kekuningan dan kental. Kolostrum penting bagi bayi mamalia (termasuk manusia) karena mengandung banyak gizi dan zat-zat pertahanan tubuh.


Kolostrum (IgG) mengandung banyak karbohidrat, protein, dan antibodi, dan sedikit lemak (yang sulit dicerna bayi). Bayi memiliki sistem pencernaan kecil, dan kolostrum memberinya gizi dalam konsentrasi tinggi. Kolostrum juga mengandung zat yang mempermudah bayi buang air besar pertama kali, yang disebut meconium. Hal ini membersihkannya dari bilirubin, yaitu sel darah merah yang mati yang diproduksi ketika kelahiran.

Kolostrum adalah cairan pra-susu yang dihasilkan oleh induk mamalia dalam 24-36 jam pertama setelah melahirkan (pasca-persalinan). Kolostrum mensuplai berbagai faktor kekebalan (faktor imun) dan faktor pertumbuhan pendukung kehidupan dengan kombinasi zat gizi (nutrien) yang sempurna untuk menjamin kelangsungan hidup, pertumbuhan, dan kesehatan bagi bayi yang baru lahir. Namun karena kolostrum manusia tidak selalu ada, maka kita harus bergantung pada sumber lain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolostrum sapi (bovine colostrum) sangat mirip dengan kolostrum manusia dan merupakan suatu alternatif yang aman. Bahkan ada laporan yang menyatakan bahwa kolostrum sapi empat kali lebih kaya akan faktor imun daripada kolostrum manusia.


Ada lebih dari 90 bahan bioaktif alami dalam kolostrum. Komponen utamanya dikelompokkan menjadi dua yaitu faktor imun dan faktor pertumbuhan. Kolostrum juga mengandung berbagai jenis vitamin, mineral, dan asam amino yang seimbang. Semua unsur ini bekerja secara sinergis dalam memulihkan dan menjaga kesehatan tubuh.


Suhermi, dkk (2009: 27) menjelaskan bahwa kolostrum merupakan bahan yang kaya akan anti infeksi, dapat membersihkan alat pencernaan bayi dari zat-zat yang tidak berguna. Protein utama dalam klostrum adalah immunoglobulin (IgG, IgA dan IgM), yang merupakan antibodi guna menangkal dan menetralisir bakteri, virus, jamur dan parasit. 
IGF-1 dan IGF-2 merupakan kelompok lain dalam kolostrum dan keduanya dapat memicu dan mempercepat pertumbuhan sel dan mempunyai kemampuan untuk membantu pengeluaran hormon dari berbagai sistem tubuh. 
Protein lain termasuk hormone, enzym, gula kompleks serta faktor pertumbuhan akan mempercepat proses pemulihan. Kolostrum juga mengandung proline-richpolypeptide (PRP) yang dapat membantu menormalkan sistem imun yang terlalu aktif ataupun kurang aktif. 
Bahan-bahan protein antibodi tersebut zat anti-infeksi yang keberadaannya adalah 10-17 kali lebih banyak dibandingkan ASI yang matang. Kadar karbohidrat dan lemak lebih rendah dibandingkan dengan ASI matang. Total energi lebih rendah jika dibandingkan dengan susu matang, volume kolostrum antara 150-300 ml/24 jam.

Lebih lanjut Supriyadi, dkk (2002: 20) menjelaskan bahwa kolostrum memiliki kandungan protein dua kali lebih banyak, atau bahkan lebih, dibandingkan dengan ASI mature. 
Kolostrum yang akan terus keluar selama kurang lebih seminggu setelah bayi lahir juga mengandung beberapa jenis asam amino yang tidak terdapat di dalam ASI mature. 
Perbedaan lain kolostrum dengan ASI mature adalah kolostrum memiliki kadar gula yang lebih rendah. Hal ini, menurut sebuah teori, diperlukan untuk mengimbangi tingginya kadar gula darah pada bayi baru lahir. 
Selain itu, kolostrum juga mengandung aneka jenis vitamin, seperti vitamin A, B6, B12, C, D dan K serta mineral khususnya zat besi (Zn) dan kalsium (Ca). Selain mengandung aneka jenis zat gizi, kolostrum sebagaimana juga ASI mature mengandung enzim pencernaan yang belum mampu diproduksi oleh bayi yang baru lahir. 
Artinya bayi yang mendapat kolostrum sudah memperoleh makanan separuh cerna yang sifatnya mudah diserap. Kolostrum juga befungsi sebagai obat pencahar bagi bayi, yang membantu memudahkan perjalanan mekoonium (zat berwarna hijau tua yang sudah terdapat di dalam usus bayi sejak dia masih berada di dalam kandungan). 
Mekonium ini merupakan medium perkembangbiakan pertama bagi bakteri Lactobacillus bifidu, dan di dalamnya juga mengandung faktor pertumbuhan yang penting bagi bakteri tersebut. Bakteri tersebut sangat bermanfaat dalam membantu sistem pencernaan bayi untuk mempersiapkan diri agar mampu mengkonsumsi ASI. 
Di samping bermanfaat untuk mempermudah kerja sistem pencernaan bayi, kolostrum juga membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh bayi dan masih rendah.

 POWERED BY @DYCO COLOSTRUM